Home / Berita Umum / Tiga Pemuda Di Bekasi Alami Lika Parah Sesudah Diserang Geng Motor

Tiga Pemuda Di Bekasi Alami Lika Parah Sesudah Diserang Geng Motor

Tiga Pemuda Di Bekasi Alami Lika Parah Sesudah Diserang Geng Motor – Tiga pemuda masyarakat Desa Karangasih, Kabupaten Bekasi mendapatkan luka kronis sesudah terserang geng motor GTA di Jalan KH Fudholi. Penyerangan dilatarbelakangi persoalan perjumpaan wanita dari salah satunya anggota geng GTA.

Awalannya salah satunya pemuda Karangasih bernama Roby berteman dengan seseorang wanita berumur 15 tahun berinisial IN. IN disangka adalah salah satunya anggota Geng GTA.

Roby serta IN yang telah berteman di media sosial facebook lalu dibawa berjumpa IN di lokasi Sentral Grosi Cikarang (SGC) Pasir Gombong, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Sabtu, 28 Juli 2018.

Bukannya berjumpa dengan IN, Roby justru berjumpa dengan anggota Geng GTA. Saat malam itu Roby set belur dipukuli beberapa anggota Geng GTA.

Tidak terima dipukuli Geng GTA, Roby membawa beberapa partnernya seperti Faturahman (22) serta Agung Setiawan untuk membalas dendam atas pemukulan itu.

Lewat chat facebook dengan Geng GTA, disetujui tempat pertarungan di muka SDN Karangasih 03, Jalan KH Fudholi, Cikarang Utara Kabupaten Bwkasi, Senin, 30 Juli 2018 jam 01. 00 WIB.

Saat ketiganya tengah nongkrong, hadir gerombolan Geng GTA sekitar 30 orang lebih mengepung Roby, Agung serta Faturahman. Sebelum penyerangan, Agung serta Faturahman sudah sempat menghubungi Eki Saepudin (22) yang tempat tinggalnya berjarak 100 mtr. dari tempat pertarungan.

Geng GTA yang telah diperlengkapi dengan senjata tajam lalu menyerang ketiganya dengan memakai senjata tajam. Agung serta Faturahman alami luka bacokan di bagian punggung serta tangan. Sesaat Roby yang merencanakan balas dendam sukses melarikan diri sesudah maasuk ke gang SD.

Sesaat Eki yang telah mendapatkan telephone dari Agung serta Faturahman berjalan menolong partnernya. Belumlah sampai di tempat, Eki yang membawa senjata bambu panjang telah diadang empat orang Geng GTA di gang Warteg, seputar 60 mtr. dari tempat tinggalnya.

Eki sudah sempat lakukan perlawanan dengan memakai bambu, walau empat anggota Geng GTA memakai senjata tajam. Akan tetapi perlawanan Eki tidak berjalan lama. Waktu menantang, Eki terpeleset serta jatuh.
Pada saat yang sama, empat anggota Geng GTA menghujamkan senjata tajam celurit serta parang. Bahkan juga karena ayunan parang aktor, sisi telapak tangan kanan Eki terbelah dua. Selesai lakukan penganiayaan Geng GTA melarikan diri.

Masyarakat yang tahu peristiwa lalu membawa ke-3 korban ke RS Sentral Medika Cikarang. Faturahman alami luka bacok di bagian punggung serta telah diijinkan pulang.

Sesaat Agung alami luka bacok sisi punggung serta masih juga dalam perawatan. Eki mendapat luka yang cukuplah kronis, sisi telapak tangan terbelah dua serta mesti melakukan operasi.

Ibunda Eki, Eli Nuraliah (40) yang didapati Kriminologi. id di RS Sentral Medika Cikarang, Kabupaten Bekasi mengutarakan, anaknya alami luka bacok di pinggang, punggung, paha, kaki, serta telapak tangan kanan terbelah dua.

Kata Eli, anaknya yang bekerja menjadi ojek olnline tidak tahu apakah yang berlangsung sampai mengakibatkan dianiaya Geng Motor GTA.

” Anak saya ladi tonton tv, selalu nyamperin temenya, cocok di muka gang Warteg disikat sama itu. Tidak tahu apa-apa anak saya, ” kata Eli, Selasa, 31 Juli 2018.

Kasat Reskrim Polrea Metro Bekasi, AKBP Rizal Marito menyampaikan, pihaknya sudah mengamankan 13 terduga berinisial AW (17), Rizki (18), AK (16), Hendri (18), Mahfud (19), Deni (17), Aldy (18), Farizi (18), RH (14), P (15), Viki (18), Ardiyansyah (18) serta F (15) diamankan di tiga tempat berlainan, Tambun, Cikarang Selatan serta Sukatani.

” Ya mereka yang ditangkap tergabung dalam geng (GTA). Motifnya itu permasalahan wanita awalannya. Lalu berlanjut sampai penyerangan, ” kata Rizal pada Kriminologi. id, Selasa, 31 Juli 2018 malam.

Menurut Rizal sekarang ini pihaknya masih tetap lakukan peningkatan untuk tangkap terduga anggota Geng GTA yang lain.

” Masih tetap di kembangkan, ini anggota geng masih tetap anak-anak muda tanggung rata-rata, ” jelas Rizal.

About admin