Home / Berita Umum / Saat Penetapan Di KPU Terkendali Aman

Saat Penetapan Di KPU Terkendali Aman

Saat Penetapan Di KPU Terkendali Aman – Kepolisian mengatakan sampai Sabtu (29/6) ini belum mendapatkan laporan bab gerakan massa ke Komisi Penentuan Umum waktu pemastian pasangan calon dipilih di Pemilihan presiden 2019, pada Minggu (30/6).

“Sampai saat ini belumlah ada pemberitahuan. InsyaAllah lancar,” kata Kepala Sektor Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Sabtu (29/6).

Kalau juga ada massa yang mau berunjuk rasa, menurut Argo, jadi mereka harus menuruti mekanisme sama dengan undang-undang Nomer 9 Tahun 1998 perihal Kemerdekaan Memberikan Saran di Muka Umum.a

Buat menyelamatkan pemastian ini, kepolisian bersama-sama TNI akan menerjunkan hampir 10 ribu personil di kantor Komisi Penentuan Umum (KPU). Argo menuturkan faksinya pun sudah bekerjasama dengan seluruh pihak terhitung sektor kesehatan Pemerintah Propinsi (Pemprov) DKI Jakarta, pemadam kebakaran, Dinas Perhubungan DKI serta Satpol PP DKI.

“Buat esok kami ada skedul dengerin ketetapan KPU, kami udah sediakan rencana disana,” katanya.

Sesaat eksperimen jalan raya akan diaplikasikan terkait keadaan. Kalau tak nampak tumpukan kendaraan, rute jalan raya akan berlaku normal.

“Kami lihat seperti apa, kelak Dirlantas udah menyediakan eksperimen,” sebut ia.

Mahkamah Konstitusi (MK) didapati udah menampik semuanya permintaan tim Prabowo Subianto serta Sandiaga Uno pada sidang perselisihan Pemilihan presiden 2019.

MK beralasan tuntutan Prabowo tak beralasan menurut hukum. Dengan begitu, keputusan yang dibacakan pada Kamis (27/6) itu mengukuhan Joko Widodo serta Ma’ruf Amin jadi presiden serta wapres dipilih.

Sejenak seusai ketetapan MK, Prabowo Subianto sudah memberikannya pengakuan terima hasil keputusan MK. Pada Sabtu ini, Gerindra pun mengatakan jika Prabowo-Sandi tak kan tempuh langkah hukum kelanjutan buat menanggapi ketetapan itu.

KPU awal kalinya janji akan menyelenggarakan pemastian capres serta wapres paling lamban tiga hari pasca-putusan MK.

Ketua KPU Arief Budiman melarang partisan pasangan calon hadir pemastian esok sebab acara esok bukan arena kampanye.

“[Pendukung] tidak mesti [datang ke KPU]. Ini kan rapat pleno pemastian, bukan arena pementasan, atau arena kampanye. Ini rapat pleno terbuka pemastian pasangan calon dipilih Pemilu 2019,” kata Arief waktu didapati di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (28/6).

About penulis77