Home / Internasional / Proyek Raksasa Jembatan Laut Terpanjang di Dunia,Cina

Proyek Raksasa Jembatan Laut Terpanjang di Dunia,Cina

Proyek Raksasa Jembatan Laut Terpanjang di Dunia,Cina – Presiden Cina Xi Jinping resmikan project yang diklaim menjadi jembatan laut terpanjang dalam dunia, hari Selasa (23/10).
Project raksasa selama 55 km. itu menghubungkan Hong Kong dengan Makau serta Zhuhai di Delta Sungai Mutiara.

Tersebut lima perihal yang butuh Anda kenali dari jembatan laut terpanjang dalam dunia yang dimaksud “jembatan maut”.

1. Kenapa Cina bangun project raksasa?

Jembatan menghubungkan tiga kota terpenting di lokasi pantai di Cina Selatan. Beberapa petinggi lokal menjelaskan jembatan ini akan mengirit waktu perjalanan serta saat yang sama tingkatkan integrasi lokasi.

Project meliputi pembangunan jembatan serta terowongan bawah laut. Besi yang digunakan sama dengan 60 Menara Eiffel

Industri logistik serta pariwista mengharap akan ada kenaikan perkembangan dengan berarti dengan selesainya project jembatan baru ini.

Sebelumnya ada jembatan, perjalanan darat pada Zhuhai serta Hong Kong menghabiskan waktu sampai empat jam.

Dengan jembatan ini, lama perjalanan dipangkas cuma jadi 1/2 jam saja.

Jembatan diinginkan dapat tingkatkan perkembangan pariwisata di lokasi. (EPA)
Project ini, oleh pemerintah Cina, dibuat untuk menyaingi pekerjaan pusat ekonomi seperti yang berada di San Francisco, New York, serta Tokyo.

Lebih diketahui dengan The Greater Bay Ruang, lokasi ini didiami oleh 68 juta orang serta terdiri atas Hong Kong, Makau, serta sembilan kota di Propinsi Guangdong.

Beijing mengharap zone lokasi ekonomi ini bakal jadi Silicon Valley di Amerika Serikat.

Usaha Cina “untuk buka diri serta lakukan reformasi” dimulai 40 tahun kemarin di Guangdong, yang waktu itu bersebelahan dengan Hong Kong, yang disebut koloni Inggris serta Makau yang sempat jadi sisi dari teritori Portugal.

Reformasi ini merubah dengan menegangkan negara komunis yang tertutup jadi salah satunya kemampuan ekonomi dunia.

2. Apa project jembatan ini memang dibutuhkan?

Sisi penting jembatan dibuat dengan cost US$6,92 miliar (seputar Rp10,5 triliun), makin bertambah 25% dari biaya sebelumnya.

Bila ditambah lagi fasilitas-fasilitas lainnya serta berjalan-jalan pendukung, jadi project ini habiskan biaya US$15,3 miliar atau seputar Rp23 triliun. Serta itu juga baru yang disumbangkan oleh Hong Kong.

Semula, menurut agenda, project tuntas pada 2016, akan tetapi terlambat sebab kekurangan material serta tenaga kerja.

Albert Lai Kwong-tak dari satu instansi analisis di Hong Kong menjelaskan walau cost project melewati biaya, tidak ada petinggi yang disalahkan

“Ini cermin kegagalan skema politik dimana pemerintah tidak diambil oleh rakyat dengan demokratis. Beberapa petinggi terasa tidak memerlukan yang dipertanggungjawabkan,” tuturnya pada BBC News Chinese.

Beberapa pengkritik di Hong Kong menjelaskan jembatan ini ialah “project mercusuar yang tidak memberi banyak faedah”.

Mereka menjelaskan “tidak ada agunan jembatan ini menghadirkan keuntungan ekonomis”.

Hong Kong, Makau, serta Zuhai telah tersambung lewat laut, akan tetapi tidak disangkal jika perjalanan darat akan terpangkas karenanya ada jembatan.

Akan tetapi, Hong Kong serta Makau masih tetap mempunyai perbatasan fisik dengan Cina daratan berdasar pada prinsip “Satu Negara, Dua Skema”.

Dengan begitu, Hong Kong serta Makau masih tetap mengaplikasikan ketentuan imigrasi, bea cukai, dan ketentuan mengenai jalan raya.

Bahkan juga untuk masalah menyopir, ada ketidaksamaan.

Di Hong Kong, seperti dalam di Inggris, setir berada di kanan (demikian pula di Makau), sesaat di Cina, setir ada di kiri.

Jumlahnya mobil yang lakukan perjalanan pada tiga kota dibatasi serta sopir mesti memperoleh izin supaya bisa membawa mobil mereka melalui tiga kota ini.

Masalahnya ialah, buat Hong Kong serta Makau, mereka tidak dapat meningkatkan kuota, sebab kemacetan jalan raya yang mengagumkan.

Muncul pertanyaan apa jembatan ini dapat digunakan dengan optimal.

Pihak berkuasa menjelaskan, pada step awal diprediksikan 9.200 kendaraan akan melalui jembatan sehari-hari, tetapi angkanya lalu dikurangi sebab terdapatnya pembangunan jaringan transportasi baru di lokasi.

Bila diaplikasikan tarif untuk menggunakan jembatan, jadi pemasukan per tahun diprediksikan seputar US$86 juta berdasar pada data pemerintah.

Di Hong Kong, seperti dalam di Inggris, setir berada di kanan (demikian pula di Makau), sesaat di Cina, setir ada di kiri. (AFP)
Tetapi untuk cost perawatan saja dibutuhkan seputar sepertiga dari pemasukan itu.

“Saya meyakini jika kita tidak akan dapat memperoleh kembali cost konstruksi. Bagaimana jembatan ini dapat tutup cost operasional bila tidak banyak kendaraan yang memakainya,” kata anggota parlemen Hong Kong, Bertanya Chan.

Pemerintah Cina menjelaskan manfaat ekonomi dari jembatan ini seputar 10 triliun yuan, akan tetapi Bertanya Chan menyangsikan perkiraan ini.

3. Apa keselamatannya terjamin?

Beberapa ahli yang membuat jembatan membuat dua pulau bikinan di perairan pada Hong Kong serta Makau. Disebutkan jika jembatan ini tahan gempa bumi serta terjangan topan.

Aspek keselamatan di kuatirkan publik di Hong Kong sesudah berlangsung beberapa insiden.

Belasan orang didakwa lakukan penyuapan tahun kemarin berkaitan tes kemampuan beton di project ini yang akhirnya nyatanya dimanipulasi.

Departemen Jalan Raya Hong Kong mengaku Juli lantas jika ada permasalahan dengan gedung kontrol kendaraan sesudah ruangan penyuplai listrik digenangi air hujan.

Diluar itu, muncul kecemasan mengenai blok-blok beton yang dibikin untuk meredam gelombang.

Beberapa photo di internet tunjukkan blok-blok ini tercecer, yang membuat beberapa pihak menanyakan kualitas blok beton ini, yang telah diprediksikan dihalau oleh pemerintah.

“Kualitas konstruksi alami penurunan,” kata Albert Lai Kwong-tak, seseorang insinyur yang kerja untuk instansi analisis di Hong Kong.

Dia menjelaskan Hong Kong mempunyai standard kualitas yang tambah tinggi akan tetapi tidak dapat lakukan pengawasan 100% pada proses pembuatan jembatan sebab project ini di pimpin oleh beberapa petinggi dari Cina daratan.

4. Apa project ini berjalan lancar?

Alat ditempat menyebutkan jembatan ini “jembatan maut” sesudah 18 orang meninggal waktu kerjakan project ini.

Belasan pekerja wafat beberapa ratus yang lain cedera waktu kerjakan jembatan. (AFP)
Data sah ikut menunjukkan jika beberapa ratus orang cedera, beberapa dari mereka terserang mesin berat, yang lainnya jatuh ke laut dari ketinggian.

Anggota parlemen menanyakan apa aspek keselamatan pekerja tidak diacuhkan untuk menguber tenggat.

Beberapa keluarga korban menuntut kontraktor dengan fakta kontraktor tidak ambil beberapa langkah yang cukuplah membuat perlindungan beberapa pekerja.

Menurut media massa South China Morning Post, pemerintah Hong Kong mendenda enam kontraktor, semasing sebesar US$82.000, sebab tidak berhasil membuat perlindungan beberapa pekerja.

Pemerintah Cina menjelaskan beberapa korban serta keluarga mereka telah memperoleh ubah rugi.

5. Bagaimana efeknya pada lingkungan?

Pihak berkuasa menjelaskan mereka “sedapat mungkin meminimalisir efek negatif” project jembatan pada lingkungan.

Akan tetapi banyak kelompok yang menjelaskan project jembatan serta reklamasi akan mengakibatkan kerusakan ekosistem laut.

Salah satunya indikasinya ialah hilangnya ikan lumba-lumba putih, yang masuk dalam kelompok binatang yang rawan

Pembangunan jembatan saat beberapa waktu membuat publik kesusahan untuk lihat lumba-lumba putih, kata praktisi lingkungan. (AFP)
Organisasi World Wide Fund for Nature menjelaskan jumlahnya lumba-lumba putih di perairan Hong Kong turun dari 148 jadi 47 dalam sepuluh tahun paling akhir.

“Reklamasi sudah merusak rumah lumba-lumba putih. Rusaknya yang diakibatkan di luat tidak dapat diperbaiki. Saya cemas jumlahnya lumba-lumba ini akan tidak makin bertambah,” kata Samantha Lee, salah satunya direktur WWF Hong Kong.

Dia menjelaskan dibutuhkan penelitian kelanjutan untuk tahu dengan tentu rusaknya ekosistem laut karena pembangunan jembatan.

About admin