Home / Berita Umum / Partai Demokrat Akan Tuntut Asian Sentinel

Partai Demokrat Akan Tuntut Asian Sentinel

Partai Demokrat Akan Tuntut  Asian Sentinel – Partai Demokrat akan melayangkan tuntutan pada satu media terkenal di Hongkong, yaitu Asian Sentinel. Dalam kabar berita, media itu dinilai memojokkan bekas Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, menyampaikan tidak hanya Asian Sentinel, pihaknya akan juga melayangkan tuntutan pada wartawan media itu, John Berthelsen. Ia menuturkan dalam berita yang ditulisnya, John Berthelsen mengkaitkan pada Bank Century dengan SBY yang disebut Ketua Umum Partai Demokrat.

Hinca menuturkan tuntutan itu adalah sikap Partai Demokrat atas kabar berita itu. Dalam kabar berita itu, lanjut Hinca, Presiden SBY saat periode 2004-2014 lakukan pencucian uang sebesar USD12 miliar dalam bail-out Bank Century.

Artikel yang ditulis John Berthelsen di Asian Sentinel itu, menurut Partai Demokrat, seutuhnya tidak benar serta adalah fitnah yang dibuat dari pandangan (opini) pribadi.

“Sumber kabarnya diambil dari materi tuntutan persidangan di Mauritius pada Weston Capital versus LPS yang benar-benar tidak menyebutkan SBY serta Partai Demokrat. Bila isi tuntutan Weston Capital itu benar serta tujuannya bukan untuk mencemarkan nama baik SBY, karena itu kami persilakan tuntutan ini diserahkan di Indonesia,” papar Hinca, yang didampingi Plt Ketua DPD Sumut, Herri Zulkarnain, pada wartawan di Medan, Jumat malam 15 September 2018.

Diluar itu, lanjut Hinca, John Berthelsen sendiri pernah menulis masalah isi tuntutan pada Weston dengan LPS ini pada November 2017 serta di dalamnya benar-benar tidak menyebutkan nama SBY serta Partai Demokrat.

Serta kami juga siap melawan bila isi tuntutan Weston Capital badan benar. Sebab kami meyakini seutuhnya dakwaan itu tidak benar dengan menuduh ‘Century Bank SBY’ serta ‘SBY membersihkan uang US$12 Miliar’,” tuturnya lagi.

Sedang masalah Bank Century, Hinca mengutarakan jika dengan jelas benderang sudah didapati bersama dengan hasil dari Audit BPK dan hasil Pansus di DPR. Bahkan juga termasuk juga KPK juga sudah lakukan penyidikan.

“Serta dalam keseluruhnya dokumen-dokumen yang dibuat di tiap-tiap proses beberapa instansi itu benar-benar tidak diketemukan ada satu juga kenyataan ada saluran dana ke Partai Demokrat dan SBY membersihkan uang sebesar US$ 12 yang ditulis John Berthelsen dalam laporannya 11 September 2018 lantas https://www.asiasentinel.com/politics/indonesia-sby-government-criminal-conspiracy,” jelas Hinca.

Hinca mengutarakan telah menyiapkan upaya-upaya proses sama dengan prosedur, yang ada untuk lakukan tuntutan pada Asian Sentinel serta John Berthelsen.

“Buat kami beberapa pihak di Indonesia yang turut ‘menggoreng’ serta menyebarluaskan berita yang tidak benar serta penuh fitnah ini akan kami mengambil aksi hukum yang sama,” papar Hinca. (ren)

About admin