Home / Berita Umum / KPK, Tentang Eks Koruptor Nyaleg

KPK, Tentang Eks Koruptor Nyaleg

KPK, Tentang Eks Koruptor Nyaleg – Mahkamah Agung (MA) mengabulkan beberapa permintaan uji materi Ketentuan KPU (PKPU) Nomer 20 Tahun 2018 mengenai penyalonan anggota DPR serta DPRD yang berisi ketentuan larangan buat bekas terpidana masalah korupsi jadi anggota caleg (calon legislatif).

Menyikapi hal itu, Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengakui belumlah seutuhnya membaca salinan komplet putusan dari MA. Kata Febri, apa pun ketetapan MA, KPK tetap akan menghormatinya.

“Ya pasti KPK menjadi institusi penegak hukum harus mesti menghargai peradilan,” kata Febri di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (14/9/2018).

‎Meskipun demikian, KPK cukuplah sedih dengan ketetapan itu. Karena, semenjak awal KPK mengharap ada perbaikan dalam skema demokrasi terpenting saat Pemilu dengan tidak jadikan bekas terpidana korupsi menjadi calon legislatif.

“Walau di awalnya KPK begitu mengharap ada perbaikan yang begitu berarti yang dapat dikerjakan berbarengan untuk menyaring calon legislatif supaya tidak berlangsung lagi korupsi di DPR atau di DPRD,” terangnya.

Febri mengharap mudah-mudahan ada perbaikan sesudah lihat putusan MA pada ketentuan KPU itu. KPK akan ambil langkah sesudah membaca salinan putusan dari MA.

“Yang tentu KPK dengan kewenangannya akan makin menyimak tuntutan pencabutan hak politik selama memang sesuai dengan kenyataan persidangan serta kewenangan KPK,” ujarnya.

Awal mulanya, KPK mengutarakan, telah ada 220 anggota dewan yang terlibat masalah korupsi. Dari 220 anggota dewan itu, 145 salah satunya adalah legislator dari 13 propinsi yang berada di Indonesia.

About admin