Home / Berita Umum / Joko Widodo Serta Prabowo Subianto Di Angap Menyumbang Kenaikan Kepopuleran Ke-2 Partai

Joko Widodo Serta Prabowo Subianto Di Angap Menyumbang Kenaikan Kepopuleran Ke-2 Partai

 Joko Widodo Serta Prabowo Subianto Di Angap Menyumbang Kenaikan Kepopuleran Ke-2 Partai – Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Ma’arif mengklaim partai-partai yang dimaksud masuk dalam Konsolidasi Keumatan setuju mengangkat Prabowo Subianto menjadi calon presiden pada Pemilihan presiden 2019.

Dari sembilan nama calon wakil presiden yang diusulkan untuk pendamping Prabowo, sekarang mengerucut pada dua nama. Slamet menyebutkan dua nama itu dari parpol serta nonpartai politik.

Nanti ke-2 nama itu akan dibawa ke Rizieq Shihab untuk memberi referensi.

Berita yang lain yang tidak kalah mengambil alih perhatian di Liputan6. com, ada dua partai yang menurut Instansi Survey Median mempunyai kepopuleran paling tinggi, yaitu PDIP serta Partai Gerindra.

Profil Joko Widodo serta Prabowo Subianto diangap menyumbang kenaikan kepopuleran ke-2 partai.

Selain itu, suatu video viral membuat geger warganet di sosial media. Akan menilang tiga orang yang berboncengan dengan satu sepeda motor, nyatanya satu penumpangnya telah dalam kondisi wafat.

Persaudaraan Alumni 212 mengundang beberapa pimpinan partai untuk berjumpa. Pertemuan diselenggarakan di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, malam hari ini, Senin (23/7/2018).

Slamet menuturkan, sembilan Calon wakil presiden yang diusulkan oleh Persaudaraan Alumni 212 pada Rakornas waktu lalu telah mengerucut. Ada dua nama yang kemungkinan mengikuti Prabowo Subianto.

Slamet belumlah ingin memaparkan dua nama itu karena masih tetap digodok.

” Semua mempunyai kesempatan Pak Zulkifli Hasan. Dia dekat ulama, representasi ormas, representasi partai konsolidasi. Pak Anies juga sama. Pak Habib Salim Majelis Syuro PKS sama. Ahmad heryawan serta Yusril juga sama, ” tutur dia.

Instansi Survey Median melaunching partai-partai yang sekarang ini ada di puncak kepopulerannya. PDIP di tempat puncak dengan 26, 0 %, sedang Partai Gerindra sebesar 16, 5 %.

Direktur Penelitian Median, Sudarto menuturkan, bila di pemilihan presiden 2019 Jokowi serta Prabowo berkontestasi, jadi kepopuleran PDIP serta Gerindra akan makin naik.

Akan tetapi menurut dia, partai-partai lainnya belumlah mendapat dampak dari ke-2 tokoh itu.

Kabid Humas Polda Jambi AKBP Kuswahyudi Tresnadi membetulkan momen itu berlangsung di lokasi hukumnya pada Senin, 23 Juli 2018.

Waktu itu, anggota tengah patroli teratur di lokasi Tanjab Timur serta temukan pengendara motor berboncengan tiga orang.

Waktu dihentikan, rupanya pengendara itu tengah membawa jenazah yang didudukkan dibagian tengah.

About admin