Home / Berita Umum / Jaksa Agung Prasetyo Sistem Hukum Tetap Berjalan Meskipun Uang Di Kembalikan

Jaksa Agung Prasetyo Sistem Hukum Tetap Berjalan Meskipun Uang Di Kembalikan

Jaksa Agung Prasetyo Sistem Hukum Tetap Berjalan Meskipun Uang Di Kembalikan – Jaksa Agung Prasetyo menyebutkan sistem hukum tetaplah juga akan jalan walau seseorang koruptor sudah kembalikan uang yang dikorupsinya. Ia menyatakan sistem hukum tetaplah berlanjut.

Ia menyatakan uang yang dikembalikan itu juga akan dimasukkan dalam pertimbangan memperingan waktu jaksa membuat pertimbangan.

” Bila pengembalian itu pertimbangan. Namanya klemensi setiap saat menuntut seseorang terdakwa juga akan ada pertimbangan yang memberatkan serta memperingan, ” kata Prasetyo, di kantornya, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Jumat (9/3/2018).

Oleh karenanya pengembalian uang yang menyebabkan kerugian negara bukanlah bermakna hentikan sistem hukum. Tetapi sistem hukum tetaplah jalan dengan memperhitungkan beberapa hal yang memperingan.

” Bila umpamanya dia kembalikan kita untuk jadikan pertimbangan yang memperingan, tapi untuk tidak menghapuskan tanggungjawab pidana, ” sambungnya.

Terlebih dulu, Kejaksaan Agung, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Polri di tandatangani MoU di Hotel Grand Sahid Jaya, Rabu (28/2) masalah aduan orang-orang.

Dalam sambutannya Kabareskrim Komjen Ari Dono keluarkan pernyataan pro-kontra berkaitan masalah dapat disetop apabila uang disangka hasil korupsi dikembalikan. Tetapi Kabareskrim sendiri segera mengklarifikasi kalau wacana itu masih tetap butuh kajian.

” Itu butuh kajian, butuh dikaji sekali lagi. Tapi saya tidak mau berpolemik di situlah. Yang pasti, kita masih tetap jalanlah, itu sistem penegakan hukum, ” tutur Komjen Ari Dono pada wartawan di sela Rakernis Bareskrim di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (6/3/2018).

Menurut Ari Dono, pernyataan itu bukanlah interpretasi dari kesepakatan kerja sama (PKS) pada Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) serta Aparat Penegak Hukum (APH), salah satunya Kejaksaan Agung (Kejagung) serta Polri.

” Itu pribadi saja. Bila dapat hukuman sosial. Tetaplah yang saya maksud ada hukuman. Bukanlah kembali (uangnya), usai (penyelidikan), ” tegasnya.

About admin