Home / Teknologi / Hipersonik Membuat Perubahan Kecepatan Perjalanan Jarak Jauh

Hipersonik Membuat Perubahan Kecepatan Perjalanan Jarak Jauh

Hipersonik Membuat Perubahan Kecepatan Perjalanan Jarak Jauh – Hermeus memiliki rencana buat bikin pesawat terbang komersil hipersonik yang dapat terbang lima kali tambah cepat dari cepat rambat bunyi. Tehnologi propulsi pesawat ini didesain supaya bisa melesat dengan kecepatan lebih dari 3.000 mil /jam atau 3 Mach.

Sampai, dengan kecepatan ini, penerbangan Jakarta-Tokyo yang biasa ditempuh 7 jam 25 menit, dapat dipotong kurang dari 100 menit, jadi lebih kurang 90 menit saja.

Hermeus sendiri berbasiskan di Atlanta, Amerika Serikat, serta dibangun tahun yang lalu serta punya mimpi buat bikin pesawat paling cepat di dunia bukannya mempelajari area angkasa.

“Kami tengah menyediakan perjalanan revolusioner pada infrastruktur transportasi global, membuat perubahan masa dial-up ke masa boradband, dengan membuat perubahan kecepatan perjalanan jarak jauh dengan radikal,” jelas co-founder and CEO AJ Piplica dalam tayangan persnya, seperti dilansir GeekWire.

Sejumlah bekas pejabat Blue Origin berada pada deretan penasihat perusahaan ini, seperti Rob Meyerson yang pernah jadi President perusahaan wisata luar angkasa yang dibangun Jeff Bezos itu. Tidak hanya itu, Chief Technology Officer Hermeus, Glenn Kasus, pernah juga kerja merencanakan propulsi serta insinyur pengembang Blue Origin saat empat 1/2 tahun.

Beberapa waktu terakhir perusahaan itu menginformasikan sudah sukses mendapatkan permodalan awal dari beberapa pendana penting. Permodalan ini di pimpin oleh Khosla Ventures dengan penambahan permodalan dari sejumlah investor pribadi. Tapi, mereka tdk menyingkap berapakah besar permodalan yang digelontorkan.

“Hermeus meningkatkan pesawat yang bukan cuma menaikkan pengalaman penerbangan dengan kurangi waktu terbang, dan juga punya harapan miliki resiko sosial serta ekonomi yang besar,” jelas Vinod Khosla, founder of Khosla Ventures.

Hermeus bukan salah satu perusahaan yang mau bikin pesawat hipersonik. Tiga tahun awal kalinya Boom Supersonic juga pernah menginformasikan buat bikin pesawat yang tambah cepat dari nada.

Pada Januari 2019, Boom sudah mendapatkan permodalan lebih dari US$140 juta untuk mengembangan pesawat mereka, Overture. Pesawat ini akan terbang dengan kecepatan 2,2 Mach, 10 prosen tambah cepat dari pesawat supersonik Concorde. Tapi, dikit lebih lamban dari pesawat yang akan diciptakan Hermeus yang akan miliki kecepatan 3 Mach.

Sumber sah Boom menyebutkan pesawat mereka siap dioperasikan dengan komersil pada pertengahan 2020. Mereka bahkan juga menyebutkan jika Virgin Grup serta Japan Airlines sudah pesan dengan keseluruhan 30 pesawat, seperti diadukan ArsTechnica.

About penulis77