Home / Berita Umum / Anak Buah 08 Inginkan Jokowi Tidak Panik

Anak Buah 08 Inginkan Jokowi Tidak Panik

Anak Buah 08 Inginkan Jokowi Tidak Panik – Tindakan pengadangan oleh sekumpulan massa pada Neno Warisman saat datang di Bandara Sultam Syarif Kasim (SSK) Pekanbaru, Riau, Sabtu (25/8), memetik hujatan dari Wakil Ketua Umum DPP Partai Geriindra Arief Poyuono. Ia menyangka tindakan itu itu dikerjakan massa bayaran.

“Dapat diyakinkan massa yang mencegat Neno bukan mewakili masyarakat Riau. Paling-paling massa yang dibayarin orang spesifik,” tutur Arief, Minggu (26/8).

Di ketahui, Neno berkunjung ke Pekanbaru untuk menghadiri deklarasi pergerakan #2019GantiPresiden yang sedianya diselenggarakan di ibu kota Propinsi Riau itu Minggu (26/8). Akan tetapi, Neno mengakui dipaksa sekumpulan oramg untuk tinggalkan Pekanbaru.

Arief menyatakan, pergerakan #2019GantiPresiden bukan tindakan makar atau pekerjaan yang tidak mematuhi konstitusi. Karena, anak buah
Prabowo (08) itu menyebutkan tindakan pengadangan pada Neno adalah bentuk ketakutan jika Joko Widodo (Jokowi) akan kalah pada Penentuan Presiden (Pemilihan presiden) 2019.
“Pergerakan itu tidak ada perbedaannya dengan perintah Joko Widodo pada TNI – Polri untuk menyosialisasikan kesuksesan pemerintahannya. Menjadi pengadangan pada Neno bentuk ketakutan dari Joko Widodo pada pergerakan #2019GantiPresiden,” papar Arief.

Selanjutnya, Arief juga memberikan, pemerintahan Presiden Jokowi mengklaim sudah lakukan kapasitas positif serta miliki banyak capaian. Karenanya, semestinya tidak butuh cemas.

“Tolong Kangmas Joko Widodo serta timsesnya janganlah cemas banget dengan pergerakan #2019GantiPresiden. Itu kan konstitusional serta tidak makar karena mereka ganti presidennya tahun 2019, bukan sekarang ini,” ujarnya.

About admin